Puisi Cinta Romantis

Puisi Romantis Penuh Cinta | Puisi Romantis - blog Remaja Indonesia kali ini berbagi Kumpulan Puisi yang lebih mengedepankan sisi Cintayang Romantis. Unuk Sobat yang sedang mencari Sebuah Puisi Romantis penuh Cinta semoga di Publishan ini Sobat bisa menemukan Puisi yang dicari.

Nah ga perlu berlama-lama silahkan sobat semua membaca kumpulan Puisi Romantis Berikut ini, dan biar tambah Romantis sambil membaca Puisi ini coba Sobat Remajasemua nyalakan MP3 dan cari lagu yang sobat sukai. Ok Berikut untuk Puisinya :

Harapan Hatiku
Langit dan bumi menjadi saksi
Betapa tulus cinta ini
Meski dirimu takkan ku miliki
Ku 'kan selalu berdoa dalam hati
Semoga kau bahagia suatu saat nanti

Biarkan hari silih berganti
Ku akan tetap setia disini
Menemanimu di setiap mimpi
Disaat kau bahagia dan tersakiti

Takkan lelah ku menanti
Hingga suatu saat kau 'kan mengerti
Betapa dalam cinta ini

Ku hanya bisa berharap dalam hati
Semoga suatu saat dirimu 'kan ku miliki


Aku dan Cintaku
Saat kau bangun pagi hari, AKU memandangmu dan berharap engkau akan
berbicara kepada KU, walaupun hanya sepatah kata meminta pendapatKU atau
bersyukur kepada KU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam
hidupmu hari ini atau kemarin……
Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja …….


AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU tahu akan ada
sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKU,tetapi engkau terlalu sibuk ………
Disatu tempat, engkau duduk disebuah kursi selama lima belas menit tanpa
melakukan apapun. Kemudian AKU melihat engkau menggerakkan kakimu. AKU
berfikir engkau akan berbicara kepadaKU tetapi engkau berlari ke telephone dan menghubungi seorang teman untuk mendengarkan kabar terbaru.


AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU menanti dengan sabar
sepanjang hari. Dengan semua kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu
sibuk mengucapkan sesuatu kepadaKU.


Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang sekeliling, mungkin
engkau merasa malu untuk berbicara kepadaKU, itulah sebabnya mengapa
engkau tidak menundukkan kepalamu. Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut namaKU dengan lembut sebelum menyantap rizki yang AKU berikan, tetapi engkau tidak melakukannya …….

Masih ada waktu yang tersisa dan AKU berharap engkau akan berbicara
kepadaKU, meskipun saat engkau pulang kerumah kelihatannya seakan- akan
banyak hal yang harus kau kerjakan.

Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV, engkau menghabiskan
banyak waktu setiap hari didepannya, tanpa memikirkan apapun dan hanya
menikmati acara yg ditampilkan. Kembali AKU menanti dengan sabar saat
engkau menonton TV dan menikmati makananmu tetapi kembali kau tidak
berbicara kepadaKU ………

Saat tidur, KU pikir kau merasa terlalu lelah. Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, kau melompat ketempat tidur dan tertidur tanpa sepatahpun namaKU, kau sebut.


Engkau menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu. AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari. AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain.
AKU sangat menyayangimu, setiap hari AKU menantikan sepatah kata, do’a, pikiran atau syukur dari hatimu.


Keesokan harinya …… engkau bangun kembali dan kembali AKU menanti
dengan penuh kasih bahwa hari ini kau akan memberiku sedikit waktu untuk
menyapaKU …….Tapi yang KU tunggu …….. tak kunjung tiba …… tak juga kau menyapaKU.

Subuh …….. Dzuhur ……. Ashyar ……….Magrib ……… Isya dan Subuh kembali, kau masih mengacuhkan AKU…..tak ada sepatah kata, tak ada seucap do’a, dan tak ada rasa, tak ada harapan dan keinginan untuk bersujud kepadaKU………

Apa salahKU padamu …… wahai UmmatKU?????
Rizki yang KU limpahkan, kesehatan yang KU berikan, harta yang KU
relakan, makanan yang KU hidangkan, anak-anak yang KUrahmatkan, apakah
hal itu tidak membuatmu ingat kepadaKU …………!!!!!!!


Percayalah AKU selalu mengasihimu, dan AKU tetap berharap suatu saat
engkau akan menyapa KU, memohon perlindungan KU, bersujud menghadap KU
…… Yang selalu menyertaimu setiap saat ……..

Aku Sayang Kamu
Ku takkan pergi meninggalkanmu
Melupakanmu pun aku tak mampu
Ku masih setia disini untukmu
Menemani disetiap detik waktumu

Ku 'kan selalu menyayangimu
Hingga suatu saat Tuhan memanggilku

Jangan kau ragukan cinta dan kesetiaanku
Hanya wajahmu yang terukir indah dihatiku